Assalamu'alaikum ^_~

Selamat Datang di Blog Saya... terimakasih :)

Rabu, 20 November 2013

Resensi Novel Gadis Kecil di Tepi Gaza : Bahasa Indonesia XI SMA







PALESTINE, PERJUANGANMU MASIH PANJANG
HAPUSLAH AIR MATAMU....

1.     JENIS : NONFIKSI
2.    JUDUL NOVEL : GADIS KECIL DI TEPI GAZA
3.    PENGARANG : VANNY CHRISMA W.
4.    EDITOR : ELIS WIDAYANTI
5.    PENERBIT : DIVA  PRESS
6.    KOTA TERBIT : JOGJAKARTA
7.    CETAKAN  I : NOVEMBER 2011
CETAKAN  II : JANUARI 2012
8.    TEBAL HALAMAN : 343 HALAMAN
9.    ISBN : 978-602-978-953-9


            Seorang gadis kecil berusia 11 tahun tinggal di kota Gaza bernama Palestine. Ayahnya yang pemberani, Yahded Haidar merupakan seorang anggota pejuang Hamas memberinya nama seperti itu. Agar Palestine tumbuh menjadi seorang gadis Palestina yang pemberani untuk memperjuangkan nasib bangsanya itu. Palestine jauh lebih mengerti tentang arti kehidupan dan perjuangan yang sebenarnya dibandingkan sengan anak-anak lain seusianya.
            Derita dan perjuangan Palestine dimulai sejak Israel melancarkan agresi militer pada tanggal 27 Desember 2008. Sebuah rudal telah menghancurkan rumahnya serta menewaskan ibu dan dua saudaranya, Ahmeed dan Zaynab. Sedangkan ayahnya sedang berjuang dengan Hamas untuk melawan Israel. Akibatnya, Palestine menjadi sebatang kara dan harus tinggal di kamp pengungsian bersama korban lainnya. Tanpa makanan dan obat-obatan yang cukup, tidur bergelimpangan tanpa selimut, dingin menusuk hingga ke tulangnya. Tak hanya rumah, sekolah yang selama ini menjadi tempatnya merajut impian pun hancur lebur di bombardir oleh tentara Israel. Hancur sudah impian dan harapannya menimba ilmu di sekolah untuk menjadi seorang gadis Palestina yang berguna di kemudian hari.
            Di kamp pengungsian Jabaliyah, Gaza, ia bertemu dengan beberapa korban seusianya atau lebih tua darinya yang juga kehilangan anggota keluarga. Seorang remaja bernama Yanaan,yang juga telah kehilangan keluarganya menaruh perhatian lebih pada Palestine yang terkenal kuat dan gigih berjuang. Ia juga bertemu dengan Adeeba, gadis berusia 8 tahun yang memiliki indera keenam dan dapat melihat masa depan, namun banyak yang tidak mempercayai Adeeba dan malah menganggapnya gila karena kehilangan ibu. Hanya Palestine dan Yanaan yang mempercayai indera keenam Adeeba.
            Palestine ditembak oleh serdadu Israel di bagian dadanya pada saat melakukan aksi pelemparan kotoran kuda yang dibentuk menjadi seperti batu di kawasan perbatasan antara Gaza dan Israel. Hidupnya semakin terpuruk, koma di rumah sakit tanpa ada keluarga yang menemani. Hanya Yanaan dan Adeeba yang merawatnya di rumah sakit. Namun syukurlah, ia berhasil selamat setelah sadar dari komanya selama beberapa hari.
            Sementara itu, ayah Palestine ditangkap dan disiksa hingga sekarat oleh tentara Israel. Tentara Israel memang memperlakukan anggota pejuang Hamas yang tertangkap dengan sangat tidak manusiawi. Tak hanya itu, Israel juga membunuh rakyat sipil, wanita dan anak-anak yang tidak berdosa. Palestine pun terpaksa memberanikan diri ikut dengan seorang tentara Israel bernama Hebrew, tentara yang bahkan pernah menembak dadanya hingga ia koma cukup lama.
            Dengan luka tembakan yang masih jelas membekas dan belum sembuh, ia dibawa ke Jerusalem dan dijanjikan akan bertemu dengan ayahnya yang diketahui ditahan di penjara Maskobbeya, Jerusalem. Ternyata, bukannya dipertemukan dengan ayahnya, ia malah ditelantarkan di Jerusalem dengan mata tertutup serta tangan dan kaki terikat. Untunglah ia diselamatkan oleh seorang wanita tua, penduduk Jerusalem. Meskipun masih belum bisa bertemu dengan ayahnya, ia tetap mengirimkan surat kepada sang ayah, entah bagaimana pun caranya.
            Setahun lebih sudah, penderitaan Palestine  semakin lama semakin merajalela setelah bibinya tewas disiksa dan dipasung di penjara oleh tentara Israel. Bertambah lengkap pula setelah 31 Mei 2010, ayah Palestine, Yahded Haidar yang merupakan ‘singa’ pasukan Hamas, namun hatinya selalu luluh saat disebut-sebut keluarganya itu meninggal dunia di penjara Maskobbeya, Jerusalem  setelah  tentara Israel melepaskan anjing-anjing liar  ke dalam sel tahanan Yahded. Ia pun tewas dimakan oleh anjing-anjing kelaparan  yang memang sengaja sudah 3 hari tidak diberi makan. Sedangkan pada hari yang sama, Palestine terkulai lemas dan terbujur kaku di kamp pengungsian Jabaliyah, Gaza. Gadis kecil itu, gadis pejuang intifadah yang selalu membawa batu di dalam sakunya lalu melemparkannya sambil berkata ‘Laknat untuk Israel’ kini telah tiada.
            Miris, mengenaskan dan bakal membuat hati bergetar hebat. Inilah yang akan anda rasakan jika membaca novel cerdas dan mengharukan ini. Sungguh sebuah novel yang siap menggedor-gedor  sisi kemanusiaan pembaca.

            Vanny  Chrisma W. atau Fanni Krismawati, lahir pada 4 Desember 1983 dan pernah berkuliah di STIE Perbanas, Surabaya. Hobinya adalah membaca dan menulis buku. Karyanya yang satu ini ‘Gadis Kecil di Tepi Gaza’ berbeda dengan novel yang dibuatnya  sebelumnya   Hati Jasmine (2008)   Maimunah (2009)   Buku Biru (2010)  Kisah Keluarga Tikus (2010)  Cerita Sebuah Pensil (2010).
            Novel ini disajikan dengan benar-benar cerdas. Bukunya pun ringan dan mudah dibawa-bawa. Dari  judulnya, pembaca sudah tertarik dengan membaca judulnya serta melihat covernya.
            Dengan mengusung tema kemanusiaan yang terdapat dalam novel ini, membuat novel ini sangat menarik dan cocok dibaca untuk segala kalangan mulai dari remaja sampai orang dewasa.
            Alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur maju. Alurnya pun sulit ditebak, menarik dan benar-benar membuat rasa penasaran berlabuh. Namun ada beberapa bagian dimana penulis menggambarkan tokoh lain yang berbeda, ada di tempat lain, sedikit mengulang tanggal. Contohnya : pada bagian atau bab keempat, diceritakan nasib Palestine yang sedang ada di kamp pengungsian Jabaliyah  tercatat 3 Januari 2009, sedangkan pada bagian ke enam, mengulang tanggal 27 Desember 2008 dengan menceritakan dan menggambarkan sosok ayah Palestine, Yahded Haidar yang ada di Perbatasan Rafah.
            Sudut pandang dalam novel ini pun sangat menarik dengan menggambarkan tokoh Palestine dan beberapa orang terdekatnya.
            Gaya bahasa yang digunakan pun sangatlah menarik, kata-kata yang dibuat oleh penulis sangat bijak dan menarik. Seakan benar-banar sukses menggambarkan tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita. Namun, ada beberapa kata-kata asing yang terkadang sulit dimengerti, seperti ada tercantum bahasa Arab, Bahasa Perancis dan bahasa asing lainnya.
            Penokohan pada tokoh yang dibuat pun sangat spesifik dan sangat berhasil menggambarkan tentang sosok yang ingin diceritakan penulis.
            Novel ini sangat banyak mengandung amanat. Amanat yang tersurat maupun tersirat dalam novel ini ialah semua orang mencintai perdamaian dan tidak boleh ada peperangan di dunia ini. Pembaca juga dapat belajar dari tokoh Palestine, seorang gadis kecil yang sangat sabar menghadapi cobaan dalam hidupnya. Di dalam mengarungi hidup ini, kita harus bersabar dalam menghadapi segala cobaan dan kekerasan hidup. Juga memotivasi pembaca untuk bisa hidup mandiri dan juga tidak pernah menyerah dalam mengarungi kehidupan.
            Unsur ekstrinsik novel tersebut, dapat dilihat dari latar belakang agama yang dianut oleh penulis yaitu agama Islam. Karena di dalam novel tersebut terdapat beberapa potongan ayat-ayat Al-Qur’an, serta bukti lain yang menunjukkan latar belakang agama sang penulis.

·        KELEBIHAN dan KELEMAHAN
KELEBIHAN : novel ini merupakan novel yang sangat menarik, penuh dengan kisah kesedihan dan yang dapat membuat  air mata jatuh berderai  dan membuat kita terhanyut saat membacanya. Memberi pesan dan amanat yang mendalam agar kita tetap sabar, tabah dan pantang menyerah terhadap segala cobaan yang mendera.  Gaya bahasa yang digunakan pun sangat menarik dan berhasil menggambarkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita. Alur, sudut pandang  serta penokohannya pun memang benar-benar menarik dalam menggambarkan kisah hidup seorang Palestine.

KELEMAHAN : sepertinya sulit untuk mencari  kelemahan dari novel tersebut. Namun jika sangat dicermati, ada beberapa bagian dimana penulis menggambarkan tokoh lain yang berbeda, ada di tempat lain, sedikit mengulang tanggal. Serta ada beberapa kata-kata dari bahasa asing yang sulit dimengerti. Misalnya terdapat beberapa kata dengan bahasa Arab, Perancis, Korea, dan lain-lain. Satu lagi, kelemahannya ada pada masalah waktu penerbitan. Jika saja buku ini terbit lebih awal, bersamaan dengan hebohnya berita di media tentang agresi Israel ke Palestina, novel ini pasti lebih laris terjual di pasaran dan lebih terkenal daripada sekarang ini.

·        KESIMPULAN
Novel ‘GADIS KECIL DI TEPI GAZA’  ini benar-benar menarik  serta layak dibaca bagi segala tingkatan usia. Kesimpulan akhir dari resensi ini, bahwa buku ‘Gadis Kecil di Tepi Gaza’ benar-benar layak untuk diterbitkan, di sebarluaskan, serta dibaca.



Surat dari Gadis Kecil di Palestina


Allah, di manakah ibuku ?
Duri-duri pasir mengubur semua kehidupan.
Allah, di manakah ayahku ?
Hamparan pasir nan luas, seolah menutup mata.

Allah, di mana aku harus berdiam ?
Ditutup sebuah benteng yang kokoh,
Menahan rasa lapar dan lilitan perut, 

Berapa sisa umurku ? Katakan…

Sendiri dalam sepi,
Allah, ingin kuberlari mengejar matahari,
Dengan langkah kaki dan gapai angkasa,
Langkahku terhenti di depan genangan air keruh,
Kupandangi wajah lesuku dari cerminan air tenang,
Mengikis semua kerut-kerut kehidupan.

Allah…, Allah…, Allah,
Masihkan ada tempat bagiku,
Gadis Palestina di dunia ini ?
Jika ada, di mana ?
Mengapa tanahku telah hancur…
Mengapa ? Mengapa harus Palestina….?
Allah…

Insya Allah, youll find your way
( Maher Zain )

Selasa, 08 Oktober 2013

Pengolahan Lingkungan Hidup : Pembuatan pupuk kompos oleh siswa



Lingkungan yang bersih, rapi, hijau, asri, segar, dan nyaman adalah hal yang diinginkan oleh kebanyakan orang. Karena lingkungan yang indah dapat menyenangkan hati orang yang melihatnya. Di era globalisasi ini pun, hutan sebagai paru-paru dunia telah banyak yang gundul. Mengakibatkan langkanya lingkungan asri dan hijau khususnya di wilayah perkotaan seperti kota Medan kita ini. Oleh karena itu, di masa sekarang ini sangat dibutuhkan pengolahan lingkungan untuk menjaga agar linkungan kita tetap indah dan sehat.
            Pada tahun ajaran ini, siswa/siswi SMA Negeri 14 Medan memiliki mata pelajaran yang disebut LH atau Lingkungan Hidup. Di kelas XI IPA-1, mata pelajaran ini ada pada hari sabtu, les pertama dan kedua. Dan guru yang mengajari kami mata pelajaran ini adalah ibu Elisabeth Bessie.
            Mata pelajaran Lingkungan Hidup ini mempelajari tentang bagaimana siswa mengolah lingkungannya menjadi lingkungan yang sehat dan nyaman seperti yang diinginkan oleh banyak orang. Dan ini nampaknya menarik perhatian perhatian para siswa. Karena pada masa sekarang ini banyak orang yang sudah tidak peduli dengan kesehatan lingkungannya.
            Dari mata pelajaran itu, siswa belajar beberapa hal tentang pengolahan lingkungan dan fermentasi. Siswa belajar mengolah kotoran hewan menjadi pupuk kompos dan kemudian pupuk tersebut dicampurkan dengan tanah pada tanaman yang dibawa oleh masing-masing siswa. Tanaman tersebut kemudian diletakkan di depan kelas agar kelas terlihat lebih indah dan lebih asri. Siswa diharuskan untuk memelihara tanaman-tanaman tersebut hingga akhir semester, agar siswa terbiasa untuk merawat tanaman dan lingkungannya.
            Cara mengolah kotoran hewan tidaklah terlalu sulit. Langkah pertama, siswa hanya cukup mengumpulkan kotoran hewan yang sudah terurai, daun yang juga telah terurai, tanah humus, serta dedak. Setelah semua bahan terkumpul, masukkan dan campurkan semua bahan tersebut kesebuah lubang. Lalu tutup dengan plastik asongan yang sebelumnya telah dilubangi. Hal ini diperlukan agar oksigen masuk ke campuran bahan tersebut. Pupuk tersebut kemudian didiamkan selama kurang-lebih satu minggu.
            Pupuk yang sudah didiamkan selama seminggu tersebut akan mengandung unsur hara berupa Nitrogen, Fosfor dan Kalium yang sangat baik untuk proses penggemburan tanah. Unsur hara tersebut akan mengakibatkan tanah menjadi subur. Pupuk tersebut kemudian dicampurkan pada tanaman-tanaman siswa agar  tanah pada tanaman tersebut menjadi subur dan tanaman tumbuh dengan baik.
            Tak hanya itu, siswa juga belajar membuat tape menggunakan proses fermentasi. Kita hanya perlu menyiapkan beberapa bahan seperti ubi kayu atau singkong dan ragi yang berspora aktif. Hal ini berfungsi agar proses fermentasi oleh jamur Saccharomyces sp. pada tape berjalan baik. Kita juga perlu menyiapkan alat seperti pisau, daun pisang, plastik, baskom, wajan, dan alat pelengkap lain. Bahan dan alat yang digunakan tidak sulit didapatkan dan harganya pun tidak terlalu mahal.
            Cara membuatnya pun tidak terlalu sulit. Pertama-tama, ubi dicuci, lalu dikupas kulitnya, setelah itu, bagian kambium dari ubi yang berlendir dikeruk. Tujuannya agar ubi tidak berlendir saat dijadikan tape. Kedua, ubi direbus tetapi tidak sampai terlalu matang atau terlalu lembek. Cukup rebus sampai ¾ matang. Sambil menunggu ubi selesai direbus, siapkan baskom atau tempat lain yang kemudian dilapisi dengan daun pisang. Setelah ubi selesai direbus, letakkan pada baskom tersebut dan dinginkan sebentar. Kemudian, taburkan ragi secukupnya pada ubi tersebut, lalu tutup kembali dengan daun pisang. Diamkan sekitar 2 hari. Tape pun siap dinikmati oleh siswa.
            Mata pelajaran ini juga mengajarkan siswa menjadi seorang wirausahawan. Karena,pada masa sekarang, sangat sulit mendapatkan pekerjaan. Dengan bekal wirausaha yang didapat, siswa tak hanya bisa menjadi pegawai, tapi juga bisa berproduksi sendiri.
            Semoga nantinya setiap orang sadar akan keindahan lingkungannya dan dapat menjaga dan melestarikannya dengan baik. sehingga Indonesia dapat menjadi negara yang sadar akan lingkungan. Dan menjadi negara yang lebih maju lagi karena dapat memanfaatkan lingkungannya dengan baik.



Kamis, 14 Februari 2013

Lirik Lagu Super Junior : Sorry-Sorry 3jib




[All] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo Nege nege nege ppajyeo           Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
Shawty Shawty Shawty Shawty        Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo     Naega michyeo michyeo baby

[Siwon] Baraboneun nunbit soge Nunbit soge naneun machi Naneun machi mwoe hollin nom
[Yesung] (Ijen beoseonajido motae)
[Kyuhyun] Georeooneun neoui moseup Neoui moseup neoneun machi
Nae simjangeul barpgo wannabwa
[Yesung] (Ijen beoseonajido motae)

[Ryewook] Eodil gana dangdanghage Utneun neoneun maeryeokjeok
[Sungmin] Chakhan yeoja ilsaegiran   Saenggakdeureun bopyeonjeok
[Ryeowook] Dodohage geochim eopge         Jeongmal neoneun hwansangjeok
[Sungmin] Dorikil su eobseulmankeum          Nege ppajyeo beoryeosseo

CHORUS:
[All] Sorry Sorry Sorry Sorry  Naega naega naega meonjeo   Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby  Shawty Shawty Shawty Shawty  Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo     Naega michyeo michyeo baby

Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta
[Siwon] Nege banhaebeoryeosseo baby
[All] Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta ttarappappara
[Donghae] Hey girl gir gir gir gir gir girl I
Nunmantteumyeon ni saenggak (Hey girl)
Janakkaena sasil neo hana bakke anboyeo
[Yesung] (Malhaebwa) [Kangin] Ni mame naega
[Yesung] (Malhaebwa) [Kangin] Jari jabanneunji
[Yesung] (Malhaejwo) [Kangin] Naege marhaejwo
[Yesung] (Naneun babo babo babo)

[Ryewook] Jubyeon saramdeureun malhae
Naega neomu jeokgeukjeok
[Sungmin] I sesange geureon saram
Eodi handurinyago
[Ryeowook] Geugeol molla geunyeol molla
Shigihamyeo haneun mal
[Sungmin] Naega bureopdamyeon geugeon
Geudaedeuri jineun geo

CHORUS:
[All] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby

Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta
Nege banhaebeoryeosseo baby
Ttanttan ttanttada tta ttararara
Ttanttan ttanttada tta ttarappappara
Let's dance dance dance dance
Let's dance dance dance dance
Let's dance dance dance dance
Dance dance

[Yesung] Hey ije geuman naege wajullae
Jeongmal michil geotman gata yeah
[Kyuhyun] Nan neoman saranghago shipeo
Jeoldae dashi hannun pal saenggak eobseo hey, hey, hey

[Heechul] Aeiniragiboda chingugateun
Naega doego shipeo
[Kangin] Neoui modeun gomin seulpeum
Hamkke ganjikhagopa
[Ryeowook] Dashi eobseul mankeum mankeum
Neoreul neomu saranghae
[Yesung] Naega baran saram niga baro geu
That that that girl

CHORUS:
[All] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby

[Kyuhyun] sorry
[Heechul] hahaha

Selasa, 11 September 2012

Lirik lagu ost 49 Days I Can't Let You Go- Seo Young Eun

mogi meeoseo maldo motago
hancham meonghani haneulman bogo nan uldaga
ijeuryeogo jebal itjago nan honjaseo
geumanhajago naege tto mareul hae
sogi sanghaeseo sogi da taseo
sarang ttawineun naegen eobseul geora mareul hae
geuman itja jebal geuman itja dajimeul haedo
neoui moseubi deo naui gaseume doraseo
byeoril eobtjanha nareul ijeodo
myeochil isseumyeon jom gwaenchanheul geoya..
hancham uldaga utdaga jamdeulgo
jeonhwagireul deulgo dasi naerigo nan
babocheoreom geujeo babocheoreom
wae myeochiljjae ireoneunde
bogo sipeo michil geot gata
geuman itgo sipeo michil geot gata na
himdeureoseo neomu himdeureoseo nunmuri apeul garyeo
neoui moseubi areungeoryeo ijen
beolsseo myeochiljjae jamdo motjago
neoui saenggageul jiwotda tto dasi hage dwae
gwaenchanketji jogeum deo jinamyeon ichyeojil geoya
machi eoreumcheoreom naui gaseumi nogaseo
byeoril eobtjanha nareul ijeodo
myeochil isseumyeon jom gwaenchanheul geoya..
hancham uldaga utdaga jamdeulgo
neoui ireumeul na honja bulleobogo
babocheoreom geujeo babocheoreom
wae myeochiljjae ireoneunde
bogo sipeo michil geot gata
geuman itgo sipeo michil geot gata na
himdeureoseo neomu himi deureoseo nunmuri apeul garyeo
neoui moseubi areungeoryeo


ijen ijeul ttaedo doen geot gateunde
geuman himdeureodo doel geot gateunde wae
babocheoreom geujeo babocheoreom itjido motago wae
doraoran maldo motani naneun…

Nama dan Foto Pemain/Pemeran 49 Days





                49 Days bercerita tentang perjuangan seorang gadis bernama Shin Ji Hyun untuk mendapatkan tiga tetes air mata dengan tingkat kemurnian 100%  dari orang-orang yang menyayanginya dengan tulus (selain  orang yang mempunyai hubungan darah dengannya) agar ia dapat sadar kembali dari koma. Dalam mendapatkan itu, Ji Hyun dibantu oleh seorang malaikat maut yang saat masih hidup bernama Song Yi Soo. Untuk bisa menjalankan misinya, ia meminjam tubuh Song Yi Kyung, seorang wanita depresi yang membuatnya kecelakaan hingga koma yang ternyata adalah kakak kandungnya, ia juga kekasih Song Yi Soo sewaktu masih hidup. Yi Kyung sering mencoba bunuh diri karena merasa sangat kehilangan Yi Soo. Awalnya, Ji Hyun sangat mengharapkan tetesasn air mata tulus dari tunangannya, Kang Min Ho. Tetapi, pada akhirnya ia tahu keburukan tunangannya yang ingin meruntuhkan bisnis ayahnya dan berselingkuh dengan sahabatnya, Shin In Jung. Hingga pada akhirnya ia mendapatkan tiga tetes air mata dari ketiga orang temannya Han Kang, Park Seo Woo dan Shin In Jung.

Nama-nama pemeran utama 49 Days :
NAM GYU RI sebagai SHIN JI HYUN
                Shin Ji Hyun adalah seorang gadis kaya dan manja. Ia adalah anak dari Presiden Direktur grup ShinGa. Ia mengalami kecelakaan beruntun karena percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh Song Yi Kyung sehingga ia koma dan butuh perjuangan besar untuk kembali sadar dari komanya. Dalam misinya ini, ia dibantu oleh seorang malaikat maut yang lupa pada jati dirinya sewaktu masih hidup, bernama Song Yi Soo. Ia mempunyai seorang tunangan yang berkhianat padanya bernama Kang Min Ho.


LEE YOO WON  sebagai SONG YI KYUNG
                Song Yi Kyung adalah seorang wanita yang depresi karena kehilangan satu-satunya orang yang dimilikinya setelah ia hilang dari pangkuan orangtuanya, Song Yi Soo. Song Yi Kyung bernama asli Shin Ji Min ternyata adalah kakak kandung Shin Ji Hyun yang hilang sewaktu masih kecil. Ia ditemukan oleh seseorang dan dibawa ke panti asuhan. Disitulah ia bertemu dan bersahabat dengan Song Yi Soo. Namun, pada usia 23 tahun Yi Soo meninggal karena kecelakaan, mengakibatkan Yi Kyung sangat depresi dan sering mencoba untuk bunuh diri.
JO HYUN JAE sebagai HAN KANG
                Han Kang adalah teman Shin Ji Hyun sewaktu SMA. Ia memang menyukai Ji Hyun sejak SMA. Tetapi ia terpisah dengan Ji Hyun karena Ji Hyun pindah ke Seoul (dari kota Jin An) dan ia pindah ke Amerika pada satu hari yang sama.setelah tamat kuliah, ia kembali ke Seoul dan kembali bertemu dengan Ji Hyun, namun sayang Ji Hyun sudah bertunangan. Pada akhirnya ia menyumbangkan tetes air mata tulusnya untuk Ji Hyun.        
BAE SOO BIN sebagai KANG MIN HO
                Kang Min Ho adalah tunangan Shin Ji Hyun. Awalnya, Ji Hyun sangat mengharapkan tetesan air mata tulus darinya, namun bukan itu yang ia dapatkan. Selama terbaring koma, dengan meminjam tubuh Song Yi Kyung Ji Hyun mengetahui keburukan calon suaminya itu. Kang Min Ho berusaha menjatuhkan perusahaan ShinGa milik ayah Ji Hyun. Tak hanya itu, Kang Min Ho juga berselingkuh dengan salah satu sahabat terbaik Ji Hyun, Shin In Jung yang sudah menjadi sahabatnya sejak SMA.
JUNG IL WOO sebagai MALAIKAT MAUT / SONG YI SOO
                Song Yi Soo adalah kekasih Song Yi Kyung. Ia mengenal Yi Kyung sejak masih kecil di panti asuhan tempat ia tinggal dan menjadikan Yi Kyung sebagai sahabatnya. Saat tumbuh dewasa, ia menjadikan Yi Kyung sebagai kekasihnya. Cinta mereka begitu tulus, karena Yi Kyung adalah satu-satunya orang yang dimiliki oleh Yi Soo setelah ia menjadi yatim piatu, begitu juga Yi Kyung. Namun naas perjalanan cinta mereka tak berlangsung lama. Song Yi Soo yang baru saja pulang membeli cincin untuk sang pujaan hati mengalami kecelakaan hebat yang merenggut nyawanya. Ia pun bersedia bekerja selama 5 tahun menjadi malaikat maut agar ia dapat bertemu lagi dengan Yi Kyung menggunakan tubuhnya sendiri. Pada akhir masa kerjanya, ia mendapatkan client Shin Ji Hyun. Kemudian Ji Hyun membantunya untuk mengembalikan ingatannya tentang Yi Kyung.
SEO JI HYE sebagai SHIN IN JUNG
                Shin In Jung adalah sahabat Ji Hyun sejak kecil. Ia juga merupakan sekretaris ayah Ji Hyun (presdir perusahaan ShinGa). Namun, tanpa sepengetahuan Ji Hyun ia menusuk Ji Hyun dari belakang. Ia berselingkuh dengan Kang Min Ho, tunangan Ji Hyun. Ji Hyun sangat kecewa saat mengetahui itu. Meskipun begitu, ia masih tetap sahabat terbaik Ji Hyun karena saat Ji Hyun koma ia meneteskan air matanya yang tulus untuk sahabatnya itu.

Rabu, 05 September 2012

Lirik Lagu ost 49 Days: Tears Are Falling- Shin Jae

niga sumswinda niga salgoitda
nae gaseumsogeso
simjangi ullinda niga gotgoitda
nae gaseumsogeso

cheoun naege watdeon
nalbuteo geuriumi ddeeo
neon naneul bureunda

reef :
jakku nunmuri nanda sirin nunmuri nanda
gaseum apaseo neo ttaemunae apawaso
niga geuriun naren itorok geuriun naren
bogoshipo tto nunmuri nanda

mogi meinda kkeutnae samkyeonaenda
saranghandan geu mal
barami ttiunda molli boni beonda
bogoshipdan geumal

chama jeonhal sugha opdeon mal
gin hansumi ddeeo gaseumi heureunda

back to reef

jakku heullonaerinda niga heullonaerinda
gaseume chaseo gaseume niga nomcheoseo
apeun nunmuri deonda geuriun nunmuri deonda
nae gaseume neo geureokae sanda

jakku nunmuri nanda sirin nunmuri nanda
saranghanikka sarangan nunmuri nikka
neoreul kkyeotae dogodo
irokhae kkyeotae dugoda
motahan mal noreul saranganda

Minggu, 12 Agustus 2012

Lirik Lagu Open Your Eye : Maher Zain

look around yourself
such perfect order
spreaded infront of you
the clouds floating by

the skies are clean and blue
planets in the orbit
the moon and the sun
such perfect harmony

*let's start question in ourselves
isn't this proof enough for us
or are we so blind
to push it all asides no...

**we just have to
open our eyes, our heart and mind
if we jus look bright to see the sign
we can keep hiding from the truth
let it take us by surprise
take us in the best way ( ALLAH)
guide us every single day (ALLAH)
keep us close until the end of time

look inside yourself
such perfect order
hiding in your self
running in your vein

what about anger love and pain
another think your feeling
can't you touch them with your hand
so are they really there

back to *, **

when a baby born
so helpless and weak
and you're watching him growing
so why deny what's infront of your eyes
the biggest miracle of life

back to **

You Created anything
we belong to You
Ya Rabb we raise our hand
forever we thank you
(Alhamdulillah)