Assalamu'alaikum ^_~

Selamat Datang di Blog Saya... terimakasih :)
Tampilkan postingan dengan label Tugas Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Sekolah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Maret 2015

Tugas Bahasa Inggris Contoh Review Text Film : MY LOVE FROM THE STAR

EXAMPLE OF REVIEW TEXT
REVIEW TEXT : MY LOVE FROM THE STAR



MY LOVE FROM THE STAR is a romantic-fiction drama from South Korea. This drama is directed by Jang Tae-yoo and acted by the most popular Korean actor 2014, Kim Soo Hyun and actress Jun Ji Hyun. This is the story about Do Min Joon (acted by Kim Soo Hyun), an alien from another planet that place billions kilometres from the earth, landed on the earth in the Joseon Dinasty. He was leaved by his UFO because he saved a teen girl named Yi Hwa. Finally, he must stay on the earth until the next comet that bring him to his planet comeback to cross earth again. This comet would take 400 years to rotate its orbit and fall to the earth. He always protect Yi Hwa until she die.
400 years later, when the comet almost come to fall into the earth, Do Min Joon meet a most popular korean actress named Cheon Song Yi  (acted by Jun Ji Hyun) who is his neighbour and his college student in modern era. Until finally, he fall in love with Cheon Song Yi at the final moment he must comeback to his planet. And for the first time, since hundreds years he understand about an abstrack things called love that always make the earth’s human crazy. Because in his planet, they never know about love.
I very like this film. This is the best korean drama I’ve ever seen. I like this film because it introduce each of character by taking unique point of view, for example character of a cold alien named Do Min Joon, proud and arrogant actress named Cheon Song Yi, a kind and loveful man named Lee Hwi Kyung and the antagonist character who a psichopat named Lee Jae Kyung as Lee Hwi Kyung’s brother. Each of the character can make the audience can feel the joy of this film and make us laugh. Beside that, this film is full of the conflict and filled by impressive scene that supported by that antagonist character. This character will make us furious and carried by each state. From the dozens Korean drama taht I’ve ever seen, I think this film is the most interesting. I can’t let it through although only one scene. The plot is very interesting and make us curious. The fiction and unique story always make us curious.
This film is very good. But the weakness of this film is we can’t understand the dialogue because it use korean languange, so we must have a tranlator or subtitle so we can understand the meaning of it. If we watch it with a dubbing, we can’t feel the full expression and the suitable between mouth and the voice. And I think it occur to all of the film from the foreign country. And this film is worth to be watched because it is veri interesting. Not wrong if this film be the best Korean Film 2014 in the most Asian country. Not only in South Korea, but in Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, Vietnam, China and Japan. This film get many rewards and many appreciation in 2014 as the best Korean film 2014. Its actor, Kim Soo Hyun, get the appreciation as the best Korean actor 2014.

So, the summarize,  this film is very good and this film is recommended to watch.

Sabtu, 15 November 2014

Contoh Proposal Kegiatan Acara Maulid Nabi : Bahasa Indonesia SMA



PROPOSAL PELAKSANAAN ACARA MAULID NABI MUHAMMAD 1436 H DI SMA NEGERI 14 MEDAN

PENGURUS MUSHOLLA NURUL FALAH SMAN 14 MEDAN


BAB I
LATAR BELAKANG, MAKSUD DAN TUJUAN, TEMA KEGIATAN


1.  LATAR BELAKANG

            Tanggal 4 Januari 2015 tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awwal 1436 Hijriah adalah hari besar yang penting dan bersejarah bagi Ummat Islam di seluruh dunia.  Hari itu merupakan hari lahirnya Nabi Besar bagi Ummat Islam, Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini mempunyai makna yang penting bagi umat Islam karena kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai teladan hidup dan uswatun hasanah bagi seluruh Ummat Islam merupakan Rahmat terbesar yang telah diberikan oleh Allah SWT. Maulid Nabi sendiri mempunyai makna yang berarti karena memperingati Maulid Nabi bermaksud agar menambah kecintaan kita kepada sang Rasulullah yang telah berjuang seumur hidupnya demi Agama Islam ini.
Karena pentingnya peristiwa ini, banyak orang yang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan beribadah, meminta ampun atas dosa yang sudah di perbuat, melakukan pengajian, berdoa diberi keselamatan dan rezeki, serta menyantuni anak yatim piatu dan kaum dhuafa, atau melakukan kegiatan positif yang lainnya.
            Di zaman globalisasi ini, perkembangan teknologi berkembang pesat, dapat  menyebabkan penurunan nilai-nilai agama pada remaja muslim. Tak dapat di pungkiri lagi bahwa keimanan dan ketaqwaan remaja muslim harus di jaga agar kemaksiatan dapat terhindar.
            Oleh karena itu, untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad yang lahir pada tanggal 12 Rabiul Awwal tahun gajah atau tepatnya 20 April 570 M. Dan untuk memperingati kelahiran tersebut, Pengurus Musholla Nurul Falah SMA NEGERI 14 MEDAN bermaksud mengadakan acara pengajian yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT, dapat menumbuhkan rasa cinta kepada agama Islam, nilai-nilai agama, akhlak mulia, dan menjaga moral bangsa. Serta khususnya untuk menambah rasa cinta para generasi muda terhadap Nabi Muhammad SAW serta meneladani seluruh sikap-sikap hasanah sang Rasul.



2. MAKSUD DAN TUJUAN

            Adapun maksud diadakannya aktivitas ini yaitu sebagai wujud rasa syukur pada Allah SWT atas dilahirkannya Nabi Besar Muhammad SAW di atas muka bumi ini.
 
            Adapun tujuan utama diselenggarakan acara ini adalah untuk meningkatkan iman kepada Allah serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Nabi Muhammad SAW,  dapat meneladani sikap-sikap baik dan hasanah Rasul, serta untuk menambah pengetahuan tentang ajaran-ajaran agama Islam, untuk menjauhkan diri dari pergaulan bebas remaja, serta untuk mengisi waktu luang dengan hal-hal positif.




PROPOSAL PELAKSANAAN ACARA MAULID NABI MUHAMMAD 1436 H DI SMA NEGERI 14 MEDAN

PENGURUS MUSHOLLA NURUL FALAH SMAN 14 MEDAN

BAB II
KEGIATAN


1.    TEMA KEGIATAN

Tema kegiatan ini adalah :

“PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD
12 RABIUL AWWAL HIJRIAH”


            2. SASARAN & RUANG LINGKUP
Sasaran dan ruang lingkup kegiatan ini adalah kepala sekolah,  seluruh siswa, guru, staff pegawai, pegawai tata usaha, PKS maupun petugas kebersihan sekolah ,yang beragama Islam. Serta beberapa sahabat tamu undangan dari Sekolah Menengah Pertama atau Sederajat lainnya.

            3. WAKTU dan TEMPAT

Hari : Minggu
Tanggal : 11 Januari 2015 / 20 Rabiul Awwal
Pukul : 08.00 WIB s/d selesai
Tempat : Musholla Nurul Falah SMA Negeri 14 Medan, Jalan Pelajar Timur Gg. Darmo






PROPOSAL PELAKSANAAN ACARA MAULID NABI MUHAMMAD 1436 H DI SMA NEGERI 14 MEDAN

PENGURUS MUSHOLLA NURUL FALAH SMAN 14 MEDAN

BAB III
BIAYA & KEUANGAN

     A.Sumber Dana
Kegiatan ini diperoleh dari :

Bantuan dari komite sekolah
Rp.1.500.000,00

dikutip dari siswa
Rp. 5000 @siswa
= 350 siswa X 5000
=  Rp. 1.750.000,00
Total   : Rp.3.250.000,00


B.Pengeluaran
Konsumsi  :          Siswa : 350 0rang X  Rp. 4000,00 = 1.400.000,00 Rupiah
                   Guru : 30 orang X Rp. 20.000 = 600.000,00 Rupiah
                   Tamu : 50 orang X 10.000 = 500.000,00 Rupiah
                   Ustad : 20.000,00 Rupiah
                   Jumlah Konsumsi : 2.520.00,00 Rupiah

Pembuatan Proposal : Rp.10.000,00
Pembuatan undangan : Rp. 20.000,00
salaman Ustad : Rp. 200.000,00
speaker dan microphone :Rp. 300.000,00
biaya tak terduga : Rp.200.000,00
total seluruhnya : 3.250.00,00 Rupiah
PROPOSAL PELAKSANAAN ACARA MAULID NABI MUHAMMAD 1436 H DI SMA NEGERI 14 MEDAN

PENGURUS MUSHOLLA NURUL FALAH SMAN 14 MEDAN

BAB IV
PANITIA

. SUSUNAN KEPANITIAAN

Penasehat: Drs. H. Guboan, Kepala SMA NEGERI 14 MEDAN,

Penanggungjawab :  Drs. Perwira Ginting
                             Lasma Rohani, S.Pd

Pembina & Koord. Acara : Dra. Hj. Nurmahayati
                                      Dra. Zubaidah Arsyad
         

A.Panitia Pelaksana

Ketua Panitia       : Achmad Rifansza
Wakil Ketua         : Ade Sani Afrianda
Sekretaris             : Halima Tussa’diyah
Sekretaris II                   : Dewi Sartika
Bendahara            : Syafira Salsabila
Bendahara II                  : Putri Oktaviany
Koord. Bendahara         : Nurjannah, S.Pd, M.Hum


B.Seksi-Seksi

SEKSI HUMAS & PUBLIKASI
Koordinator : Syahrul Safar, S.Pd
1.     Halimatussa’diyah
2.     Aidil Fitrah
3.     Devi Riswani 
4.     Eko Dwi Laksono
5.     Hafni Rahmayani


SEKSI PERLENGKAPAN
Koordinator : Drs. Amirudin
1.      Himawan Teddy Hidayah
2.      Alfath Muhammad Nasution
3.      Mahmud Ramadhani
4.      Putri Oktaviani
5.     M. Arif Fadillah


SEKSI KONSUMSI
Koordinator :
-         Dra. Raihana
-         Halimatusakdiah Nst, S.Pd

1.      Syafira Salsabila
2.      Putri Ayu Nur Handayani
3.      Suti Sulistyani
4.      Dewi Sartika

SEKSI DEKORASI
Koordinator : Evi Juliana, S.Pd
1.      Ade Sani Afrianda
2.      Maysarah Aini
3.      Achmad Rifansza
4.      Hafni Rahmayani
5.      Putri Oktaviani

SEKSI KEAMANAN :
Koordinator : Drs. Salamuddin
1.      Rastra Syiwa G. S.
2.      Fahmi Doli Hasian


SEKSI KEBERSIHAN :
Seluruh Panitia dan Anggota Pengurus Musholla Nurul Falah SMA Negeri 14 Medan




PROPOSAL PELAKSANAAN ACARA MAULID NABI MUHAMMAD 1436 H DI SMA NEGERI 14 MEDAN

PENGURUS MUSHOLLA NURUL FALAH SMAN 14 MEDAN
                                                             
BAB V
PENUTUP

      PENUTUP

 Demikianlah proposal ini kami buat, kami menginginkan dukungan serta partisipasi bapak/ibu. semoga acara ini bisa terlaksana sebagaimana yang kita inginkan.

atas perhatian serta hubungan kerja sama bapak/ibu saya ucapkan terima kasih.


LEMBAR PENGESAHAN


Ketua Pelaksana                                                             Sekretaris




Achmad Rifansza                                                      Halima Tussa’diyah


PEMBINA AGAMA ISLAM                                           PKS Kesiswaan




Dra. Nurmahayati                                                          Drs. Perwira Ginting


                                                  Mengetahui




                                               Drs. Guboan, M.Pd

Senin, 30 Juni 2014

Karya Ilmiah tentang Asam & Basa





“MENGETAHUI SERTA MEMBEDAKAN LARUTAN ASAM DAN LARUTAN BASA”

Karya tulis ilmiah ini dibuat untuk memenuhi tugas akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia
Oleh :
Nama : Halimatussa’diyah
Kelas  : XI IPA-1


SMA NEGERI 14 MEDAN


2014
[i]

HALAMAN PERSEMBAHAN

“MENGETAHUI SERTA MEMBEDAKAN LARUTAN ASAM DAN LARUTAN BASA”

       Karya tulis ilmiah yang berjudul “Mengetahui Serta Membedakan Larutan Asam dan Larutan Basa” ini penulis persembahkan untuk orang-orang tercinta. Orangtua, adik, teman-teman sekelompok, seluruh siswa kelas XI IPA serta untuk Kelas XI IPA-1 khususnya.
Serta untuk para guru pembimbing yang telah mendukung penulis dari segala aspek.
Ibu Dra. Sondang Siahaan selaku guru pembimbing I mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Ibu Sofiah Bangun, S.Pd, M.Si selaku guru pembimbing II mata pelajaran Kimia.
Ibu Berliana Hutabarat, S.Pd selaku wali kelas XI IPA-1.

Untuk itu, penulis mengucapkan terimakasih banyak atas segala bantuan baik materi, moril, maupun materiil kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis dan tidak dapat saya sebutkan satu-persatu.



            Medan, Mei 2014                   




PENULIS      [ii]       
HALAMAN PENGESAHAN

“MENGETAHUI SERTA MEMBEDAKAN LARUTAN ASAM DAN LARUTAN BASA”

Karya tulis ilmiah yang berjudul “Mengetahui Serta Membedakan Larutan Asam dan Larutan Basa”  ini disusun untuk memenuhi tugas akhir Bahasa Indonesia semester genap kelas XI.


Oleh karena itu, maka karya tulis ini perlu disahkan oleh guru pembimbing.





Guru pembimbing I                             Guru pembimbing II                   Guru Pembimbing III



Dra. S. Siahaan                                                S. Bangun,S.Pd, M.Si                  B. Hutabarat,S.Pd               





KATA PENGANTAR

            Pertama-tama, segala Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia serta kesehatan yang diberikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan sebuah karya ilmiah yang mengambil tema Kimia dan Topik tentang Larutan asam dan larutan basa. Karya ilmiah ini berjudul “Mengetahui Serta Membedakan Antara Larutan Asam dan Larutan Basa” .  Tugas ini penulis kerjakan untuk lebih mengetahui dan menambah pengetahuan dalam bidang  Kimia, dan tujuan yang paling utama dari karya tulis ilmiah ini adalah untuk menyelesaikan tugas akhir Bahasa Indonesia tentang karya ilmiah semester genap.
Atas dukungan moral dan materi yang diberikan dalam penyusunan karya ilmiah ini, maka penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :
guru pembimbing :
1. Ibu Dra. Sondang Siahaan
2. Ibu Sofiah Bangun,S.Pd, M.Si
3. Ibu Berliana Hutabarat, S.Pd
Orangtua, adik, teman-teman satu kelompok, teman-teman kelas XI IPA-1 khususnya serta seluruh teman-teman kelas XI pada umumnya.
serta pihak-pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan seluruhnya, atas seluruh bantuan kami ucapkan terimakasih banyak

Penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini belumlah sempurna masih banyak kekurangan dan kekhilafan yang didapatkan dari karya ilmiah ini. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan karya tulis ilmiah ini.



Medan, Mei 2014       




Penulis                        



ABSTRAK

“Mengetahui Serta Membedakan Larutan Asam dan Larutan Basa”

HALIMATUSSA’DIYAH, 2014.


      Percobaan Indikator asam basa dilakukan dengan tujuan untuk mengamati perubahan – perubahan warna indikator pada larutan Asam Basa yang dilakukan dengan pengujian asam, basa atau netral pada larutan HCl, KOH, CH3COOH (asam cuka ), air kapur, air detergen, alkohol, air jeruk, air gula, air garam dan H2O dengan mencelupkankan atau meneteskan Kertas lakmus merah dan biru.
      Dari hasil percobaan diperoleh larutan HCl dan CH3COOH, air jeruk  merupakan larutan asam karena berwarna merah pada lakmus merah, lakmus biru, Larutan KOH, detergen, air kapur  merupakan larutan basa karena berwarna biru pada lakmus merah dan lakmus biru, Sedangkan H2O, alkohol, air garam, air gula  merupakan larutan netral karena berwarna biru pada lakmus biru dan berwarna merah pada lakmus merah. Sedangkan indikator alami adalah ekstrak bunga kamboja kuning, bunga ilalang ungu, buah bit, dan ekstrak wortel merupakan indikator alami karena berubah warna saat ditetesi larutan asam atau larutan basa

Kata Kunci : Larutan, Indikator, Kertas Lakmus, Asam Basa

[v]



DAFTAR ISI

  HALAMAN JUDUL  ..................................................................................i
  HALAMAN PERSEMBAHAN....................................................................ii
  HALAMAN PENGESAHAN......................................................................iii
  KATA PENGANTAR.................................................................................iv
  ABSTRAK..................................................................................................v
  DAFTAR ISI...............................................................................................vi
  BAB I  : PENDAHULUAN..........................................................................1
1.1                         LATAR BELAKANG MASALAH.....................................................1
1.2                         RUMUSAN MASALAH....................................................................1
1.3                         TUJUAN PENELITIAN.....................................................................1
1.4                         MANFAAT PENELITIAN.................................................................2
1.5                         METODE PENELITIAN....................................................................2
  BAB 2 LANDASAN TEORI.........................................................................3
  BAB 3 PEMBAHASAN................................................................................4
3.1 DESKRIPSI PERCOBAAN................................................................4
3.2 HASIL PERCOBAAN........................................................................5
  BAB 4 KESIMPULAN & SARAN................................................................8
       4.1 KESIMPULAN..................................................................................8
       4.2 PENUTUP & SARAN........................................................................8
  DAFTAR PUSTAKA....................................................................................9
  RIWAYAT HIDUP SINGKAT PENULIS......................................................10
  [vi]







BAB I
PENDAHULUAN


1.1              LATAR BELAKANG MASALAH
            Asam dan basa merupakan sesuatu yang tidak asing lagi dalam kehidupan kita sehari. Banyak barang yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari termasuk ke dalam contoh asam dan basa. Seperti buah-buahan, sayur-sayuran, bahan industri, sabun, detergen , dan lain sebagainya.
            Asam dan basa juga merupakan materi yang wajib dipelajari oleh siswa kelas XI program IPA karena bab tentang pelajaran asam dan basa termasuk dalam kompetensi dasar dalam mata pelajaran Kimia kelas XI IPA. Banyak siswa di kelas XI IPA yang belum mengerti serta belum bisa membedakan dan menentukan antara larutan asam dan basa. Banyak juga orang yang belum mengetahui bahwa beberapa ekstrak bunga dan tanaman lain dapat dijadikan sebagai indikator alami untuk menentukan suatu larutan bersifat asam atau bersifat basa.
            Oleh karena itu, kami sebagai siswa kelas XI IPA ingin lebih memperjelas tentang materi asam dan basa tersebut dengan melakukan penelitian ulang tentang cara menentukan larutan asam dan basa. Tidak hanya dengan menggunakan kertas lakmus, tetapi juga menggunakan ekstrak dari beberapa tanaman.

1.2              RUMUSAN MASALAH
-          Apakah larutan asam dan larutan basa itu ?
-          Larutan apa saja yang termasuk larutan asam dan yang termasuk basa ?
-          Bagaimana cara menentukan sifat larutan asam atau basa menggunakan kertas lakmus ?
-          Bagaimana cara menentukan sifat larutan asam atau basa menggunakan ekstrak tanaman ?

1.3              TUJUAN PENELITIAN
-          Untuk mengetahui tentang larutan asam dan basa
-          Untuk mengetahui larutan-larutan yang termasuk larutan asam dan larutan basa
-          Untuk mengetahui cara  menentukan sifat larutan asam atau basa menggunakan kertas lakmus
-          Untuk mengetahui cara menentukan sifat larutan asam atau basa menggunakan ekstrak tanaman




1.4              MANFAAT PENELITIAN

            Manfaat penelitian bagi penulis ialah :
-          Dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada tentang mata pelajaran Kimia khususnya pada subbab Larutan Asam Basa.
-          Dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang larutan asam dan larutan basa dengan melakukan praktek dan percobaan langsung
-          Dapat mengetahui langsung cara menentukan larutan asam dan larutan basa.
-          Dapat mendapatkan nilai kimia lebih baik jika benar-benar paham atas pelajaran larutan asam dan basa.
           
            Manfaat penelitian bagi pembaca :
            Bagi pembaca siswa/pelajar
-          Lebih memahami kompetensi dasar mata pelajaran Kimia kelas XI IPA
-          Dapat menambah wawasan dan pengetahuan  serta lebih mengerti tentang pelajaran larutan asam basa
-          Dapat mengetahui cara menentukan larutan asam dan larutan basa
-          Mendapatkan nilai kimia yang lebih baik jika bacaan ini benar-benar dimengerti.
            Manfaat bagi masyarakat umum :
-          Mengetahui bahan-bahan sehari-hari disekitar kita yang bersifat asam maupun basa
-          Mengetahui bahwa ekstrak bunga atau tanaman yang ada di sekitar kita dapat dimanfaatkan menjadi indikator alami untuk menentukan larutan asam atau larutan basa.

1.5              METODE PENELITIAN
            METODE penelitian yang kami gunakan adalah  metode penelitian langsung di laboratorium. Tempat kami melakukan penelitian adalah laboratorium SMA Negeri 14 Medan bersama guru pembimbing kami ibu S. Bangun, S.Pd, M.Si. sedangkan waktu penelitian adalah mulai dari tanggal 10-14 Maret 2014 . dengan lama waktu penelitian adalah 5 hari.





BAB II
LANDASAN TEORI
           

            Asam dan basa sudah dikenal sejak zaman dulu. Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Istilah basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu. Basa digunakan dalam pembuatan sabun. Juga sudah lama diketahui bahwa asam dan basa saling menetralkan. Di alam, asam ditemukan dalam buah-buahan, misalnya asam sitrat dalam buah jeruk berfungsi untuk memberi rasa limun yang tajam. Cuka mengandung asam asetat, dan asam tanak dari kulit pohon digunakan untuk menyamak kulit.

            Pada tahun 1887, Svante August Arrhenius, seorang ahli kimia dari Swedia mengemukakan tentang asam dan basa. Menurut Arrhenius, asam adalah zat-zat yang dapat memberikan ion Hidrogen (H+) bila dilarutkan ke dalam air atau yang dapat memperbesar konsentrasi ion H+ dalam air. Sedangkan basa adalah zat-zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidroksil (OH-) atau zat yang dapat memperbesar konsentrasi ion OH- dalam air. Suatu larutan dapat dikatakan bersifat asam jika memiliki PH <7 (0-6,9) dan suatu larutan dapat dikatakan memiliki sifat basa jika memiliki PH >7 (7,1-14). Sedangkan jika suatu larutan memiliki PH 7 maka larutan tersebut disebut bersifat netral.

Definisi asam-basa menurut Bronsted-Lowry
Pada tahun 1923, Bronsted dan Lowry mendefinisikan :
Asam adalah suatu senyawa yang dapat memberikan proton (H+) Basa adalah suatu senyawa yang dapat berperan sebagai menerima proton (H+).
gambar_13_6
Pada kedua contoh reaksi di atas, air dapat bertindak sebagai basa dalam larutan HCl dan sebagai asam dalam larutan amonia. Senyawa yang dapat bertindak sebagai asam dan basa disebut sebagai senyawa amfoter.
[x]


BAB III
PEMBAHASAN

3.1  DESKRIPSI PERCOBAAN

      Metode penelitian yang kami lakukan adalah metode eksperimen dengan melakukan suatu percobaan kimia. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium SMA Negeri 14 Medan pada tanggal 10-14 Maret 2014 dengan lamanya penelitian selama 5 hari. Penelitian ini menggunakan populasi larutan-larutan kimia serta sampel penelitian berupa larutan-larutan kimia, yaitu antara lain seperti air akuades, air gula, air garam, detergen, asam cuka, air kapur, alkohol 70%, larutan HCl, larutan KOH, air jeruk.
       Sedangkan instrumen penelitian adalah berupa alat-alat kimia seperti kertas lakmus, pipet tetes, plat tetes, gelas ukur, lumpang dan alu, tabung kimia, rak tabung kimia, serta menggunakan beberapa ekstrak tumbuhan sebagai indikator alami. Ekstrak tumbuhan yang digunakan adalah eksktrak bunga kamboja kuning, ekstrak bunga kembang sepatu, ekstrak bunga  ilalang ungu, ekstrak buah bit, ekstrak wortel, ekstrak kunyit.
Kami melakukan percobaan ini dengan ditemani dan dibimbing oleh ibu Sofiah Bangun,S.Pd,M.Si selaku guru mata pelajaran Kimia kelas XI IPA-1
C360_2014-02-13-12-34-04-977.jpg







3.2  HASIL PERCOBAAN

Percobaan 1 : melalui kertas lakmus merah dan biru
Langkah kerja :
-          Ambil kertas lakmus merah dan biru lalu potong kecil-kecil sesuai kebutuhan
-          Letakkan pada plat tetes, kemudian ambil pipet tetes dan teteskan larutan yang bersifat asam dan bersifat basa kemudian amati perubahan warna pada kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru.

larutan
Kertas lakmus merah (setelah ditetesi larutan)
Kertas lakmus biru (setelah ditetesi larutan)
Sifat asam
Sifat basa
Sifat netral
Air akuades
Merah
Biru


ü   
Air gula
Merah
Biru


ü   
Air garam
Merah
Biru


ü   
Detergen
Biru
Biru

ü   

Asam cuka
Merah
Merah
ü   


Larutan KOH
Biru
Biru

ü   

Air jeruk
Merah
Merah
ü   


Alkohol 70%
Merah
Biru


ü   
Air kapur
Biru
Biru

ü   

Larutan HCl
Merah
Merah
ü   


Dup(01)C360_2014-02-13-13-02-42-648.jpg            C360_2014-02-13-12-55-26-246.jpg





Percobaan 2 : menggunakan ekstrak tumbuhan.

Langkah-langkah kerja :
-          Ambil ekstrak bunga
-          Tumbuk dengan lumpang dan alu hingga halus
-          Saring dan hanya tinggalkan ekstraknya
-          Letakkan ekstrak pada beberapa tabung kimia serta letakkan pada rak tabung kimia
-          Teteskan larutan yang bersifat asam dan bersifat basa kemudian amati perubahan warna ekstrak.

Nama ekstrak tumbuhan
Warna sebelum ditetesi larutan
Warna sesudah ditetesi larutan asam
Warna sesudah ditetesi larutan basa
Kesimpulan
Ektstrak buah bit
Ungu tua
Ungu muda
Ungu tua
Indikator larutan asam
Ekstrak kunyit
Oranye
Oranye
Coklat
Indikator larutan basa
Ekstrak sayur wortel
Oranye muda
Oranye muda
Oranye muda
Bukan indikator yang baik
Ekstrak bunga kamboja kuning
Kuning muda
Kuning muda
Kuning tua/kuning terang
Indikator larutan basa
Ekstrak bunga ilalang ungu
Ungu tua
Ungu sedikit lebih muda
Coklat kekuning-kuningan
Indikator larutan asam dan basa
Ekstrak bunga kembang sepatu
Merah tua
Merah tua
Merah tua
Bukan indikator yang baik
C360_2014-02-13-13-18-20-904.jpg  C360_2014-02-13-13-25-32-432.jpg 

[xiii]
Dari percobaan pertama :
            Dengan melakukan percobaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sampel air akuades, air gula, air garam dan alkohol memiliki sifat larutan netral karena saat ditetesi larutan-larutan tersebut, kertas lakmus baik berwarna merah maupun biru tidak berubah warna.
            Sedangkan pada sampel larutan air jeruk, asam cuka dan larutan HCl disimpulkan memiliki sifat asam karena pada saat ditetesi larutan-larutan tersebut, kertas lakmus biru akan berubah warna menjadi merah serta kertas lakmus merah tidak berubah warna.
            Sedangkan pada sampel larutan KOH, larutan sabun detergen, dan larutan air kapur dapat disimpulkan memiliki sifat basa karena pada saat ditetesi larutan-larutan tersebut, kertas lakmus merah akan berubah warna menjadi warna biru dan kertas lakmus biru tidak berubah warna.

Dari percobaan kedua :
            Dapat disimpulkan bahwa dari beberapa sampel, terdapat beberapa ekstrak tanaman yang dapat digunakan sebagai indikator alami yang dapat digunakan sebagai penanda sifat asam atau sifat basa suatu zat terlarut.
            Dari beberapa sampel yaitu ekstrak bunga kamboja kuning, ekstrak bunga ilalang ungu, ekstrak bunga kembang sepatu, ekstrak wortel, ekstrak buah bit, dan ekstrak kunyit, penulis menyimpulkan bahwa ekstrak buah bit dapat digunakan sebagai indikator alami larutan asam karena ekstrak tersebut dapat berubah warna dari ungu tua menjadi ungu muda setelah ditetesi sampel larutan asam dan tidak berubah warna saat ditetesi larutan bersifat basa.
            Sedangkan ekstrak kunyit dan ekstrak bunga kamboja kuning merupakan indikator yang baik untuk  larutan basa karena ekstrak tersebut dapat berubah warna dari kuning muda menjadi kuning terang setelah ditetesi sampel berupa air kapur dan tidak dapat berubah warna setelah ditetesi sampel berupa asam cuka.
            Ekstrak bunga ilalang ungu merupakan ekstrak bunga yang dapat dijadikan indikator sempurna, karena dapat menjadi indikator larutan yang bersifat asam juga dapat menjadi indikator larutan yang bersifat basa. Ekstrak bunga ilalang ungu dapat berubah warna saat ditetesi sampel yang bersifat asam, warna ungu tua menjadi berwarna ungu yang lebih muda. Juga dapat berubah warna saat ditetesi sampel air kapur yang bersifat basa. Warna ekstrak yang sebelumnya berwarna ungu tua berubah warna menjadi kuning kecoklatan. Sedangkan ekstrak bunga kembang sepatu dan ekstrak wortel tidak dapat dijadikan indikator alami penanda larutan asam dan larutan basa karena tidak dapat berubah warna saat ditetesi larutan yang bersifat asam maupun basa.




BAB IV
KESIMPULAN & SARAN

4.1              KESIMPULAN
-                 Larutan asam adalah larutan yang bersifat asam/terasa asam dan memiliki PH kurang dari 7, sedangkan basa adalah larutan yang bersifat basa/terasa pahit dan memiliki PH lebih dari 7. Sedangkan larutan netral adalah larutan yang tidak memiliki sifat asam maupun basa dengan PH=7.
-                 Larutan yang bersifat asam sesuai dengan sampel penelitian : air jeruk, asam cuka, larutan HCl. Sedangkan larutan yang bersifat basa sesuai dengan sampel penelitian yaitu : detergen, larutan KOH, air kapur. Dan larutan yang bersifat netral : air murni / akuades, air gula, air garam dan alkohol
-                 Cara menentukan sifat suatu larutan dengan kertas lakmus yaitu dengan meneteskan larutan tersebut ke kertas lakmus tersebut lalu amati perubahan warna kertas lakmus.
-                 Cara menentukan sifat suatu larutan dengan indikator ekstrak alami tumbuhan adalah dengan mengambil ekstrak tumbuhan tersebut, lalu teteskan larutan asam, basa dan netral kemudian amati perubahan warnanya. Jika warna ekstrak berubah setelah ditetesi larutan asam, maka larutan tersebut dapat menjadi indikator larutan asam, dan sebaliknya.

4.2              PENUTUP & SARAN
          Demikian karya tulis ilmiah tentang Larutan Asam dan Larutan Basa. Untuk itu, bila terjadi kesalahan dalam penulisan ataupun uraian, penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya. Karena memaklumi penulis hanya seorang manusia biasa yang tidak luput dengan kesalahan. Penulis banyak berharap pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis sehingga karya tulis ini bisa menjadi sempurna. Semoga karya tulis ini bermanfaat bagi penulis khususnya, demikian juga pembaca yang budiman.







DAFTAR PUSTAKA



Ningsih, Sri Rahayu.dkk. 2013. Sains Kimia Kelas XI SMA/MA. Jakarta : Sinar Grafika.










RIWAYAT HIDUP SINGKAT PENULIS

HALIMA TUSSA’DIYAH

            Lahir di Medan, di Rumah Sakit Umum Martha Friska 16 tahun lalu. Tepatnya pada tanggal 02 Februari 1998. Anak pertama dari 3 bersaudara. Ayah saya bernama Irwan Ali Emran dan ibu saya bernama Nurhayati Baheramsyah.
            Saya pernah menempuh pendidikan taman kanak-kanak di TKA Al-Mustaqiem Tanjung Mulia pada tahun 2002-2003. Tamat TK pada tahun 2003 dan menjadi lulusan terbaik TKA Al-Mustaqiem T.A. 2002-2003.
           
            Setelah tamat dari Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Al-Mustaqiem, saya melanjutkan sekolah ke SD Swasta Budi Mulia Tanjung Mulia sejak tahun 2003-2007 kemudian pindah ke SD Swasta Tunas Harapan Denai karena saya dan keluarga pindah rumah pada tahun 2007. Saya mengenyam pendidikan di SDS Tunas Harapan sejak 2007-2009.  Di SDS Budi Mulia hingga SDS Tunas Harapan selalu mendapat peringkat 3 besar sejak kelas 1 sampai kelas 6.
            Setelah tamat dari SDS Tunas Harapan pada tahun 2009, saya melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Berstandar Nasional 23 Medan  sejak tahun 2009-2012. Di sekolah itu , saya  juga selalu mendapatkan peringkat 5 besar di kelas unggulan VII-A, VIII-A hingga IX-A. Kemudian tamat dari SMPN 23 Medan pada tahun 2012.
            Setelah tamat dari SMPN 23 Medan, saya melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 14 Medan. Dan disanalah saya menimba ilmu hingga sekarang. Sekarang, saya duduk di kelas XI IPA-1.
            Di masa depan nanti, saya ingin menjadi seorang guru yang baik dan dapat mendidik murid-murid saya dengan tekun sehingga mereka menjadi orang yang berguna.